Netfit.id– Kangen dengan Magelang? Rindu berlari di Borobudur Marathon? Sebentar lagi akan ada obatnya.

Dalam konferensi pers daring menyambut rangkaian acara Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng, Ganjar Pranowo menyatakan bahwa Borobudur Marathon powered by Bank Jateng akan diselenggarakan pada 27-28 November 2021.

“Untuk tahun ini, dengan melihat kondisi terkini saya optimis acara ini bisa berjalan dengan baik. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, gelaran tahun ini masih dibalut dengan keriaan dan kemeriahan yang sangat personal dan tidak bisa ditemukan di acara lain,” ujar Ganjar.

Borobudur Marathon sudah diselenggarakan dari tahun 2017. Saat pandemi pada 2020 tahun kemarin dilakukan konsep hibrida: masyarakat umum mengikuti lomba virtual, sedangkan pelari elite berlari di lokasi.

Dalam konferensi yang juga dihadiri oleh Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno, Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo, dan Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An itu dijelaskan bahwa Borobudur Marathon 2021 powered By Bank Jateng kali ini mengusung tema “Symphony of Energy”.

Tema tersebut bisa diartikan sebagai niatan jiwa yang disatukan dalam sebuah kolaborasi dan kesatuan energi yang membangkitkan para pelari dan Magelang. Hal ini tertuang dalam rangkaian kata-kata Saiyeg Saeka Praya. Artinya, tujuan utama Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng tidak hanya mencari pemenang dan juara, tetapi juga proses mewujudkan perbaikan pelayanan penyelenggaraan Borobudur Marathon 2021 powered By Bank Jateng dan dampak kepada masyarakat Magelang.

“Symphony of Energy menjadi sebuah semangat dan kolaborasi satu sama lain baik dari para pelari, pemerintah, penyelenggara, dan Bank Jateng, untuk bersama sama menyalurkan energi positif yang akan membawa dampak positif baik untuk Magelang maupun untuk segenap masyarakat yang tersebar di berbagai penjuru,” jelas Budiman Tanuredjo.

Borobudur Marathon 2021 masih mirip dengan tahun lalu yang mengusung konsep hibrid. Borobudur Marathon Elite Race 2021 akan diikuti oleh 50 atlet elite Indonesia dengan jarak tempuh 42,195 kilometer. Sementara untuk pelari umum dapat mengikuti Borobudur Marathon Virtual Challenge (BMVC) 2021 yang dibagi dalam tiga kategori: 42 kilometer, 21 kilometer, dan 10 kilometer.

Yang membedakan tahun ini ada kategori baru, yaitu Bank Jateng Tilik Candi 2021. Ini lomba lari di lokasi (offline) kategori HM (21 km) untuk umum, dengan jumlah terbatas.. Hanya 128 peserta. Penentuan peserta lewat undian. Anda termasuk yang beruntung?

Jika iya, maka kerinduan lari di Magelang akan terobati. Acara ini diselenggarakan sehari setelah Borobudur Marathon Elite Race 2021 (27 November 2021), berbarengan dengan BMVC, yakni pada 28 November 2021.

“Kita patut mengapresiasi usaha kita bersama untuk bertahan dan berusaha sehat. Kita masih perlu berjuang kedepannya untuk memperbaiki dan tetap ketat, tidak boleh lengah sedikitpun dalam menjaga protokol kesehatan. Kita rayakan bersama Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng ini dengan semangat baru yang akan membawa energi baru untuk semua pihak,” papar Supriyatno.

Urusan protokol kesehatan juga menjadi perhatian khusus penyelenggara Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng. Peserta elite diwajibkan sudah menjalani vaksinasi Covid-19 secara penuh (dua kali). Sama seperti tahun lalu, akan ada karantina atlet elite, tempat latihan yang steril dengan menjaga jarak antara atlet dan meminimalkan kontak atlet elite dan pihak luar. 3T (testing, tracking, dan treatment) juga menjadi perhatian khusus dengan memonitor atlet elite 14 hari sebelum hari-H agar para atlet elite tetap terjaga kondisi badannya dan terhindar dari cedera dan penularan Covid-19.

“Masyarakat Magelang, sebagai tuan rumah, kita juga harus menyambut para pelari yang selama ini sudah merindukan berlari di Borobudur. Kita berikan juga energi semangat kepada para pelari agar dapat mendapatkan pengalaman terbaik berlari di Borobudur Marathon 2021 Powered By Bank Jateng. Tetap patuhi protokol kesehatan dan kita sambut para pelari dengan segala keragaman yang ada. Untuk para pelari, selalu semangat, tetap patuhi protokol kesehatan yang ketat,” ungkap Liem Chie An.

Mat Dengkul

Menghidupi setiap gerak dan mensyukuri setiap jejak.

View all posts

Add comment

Komentar Kamu