Fit

Setel RD Itu Mudah

Bisa nyetel RD (rear derailleur) itu membuat enak sepedaan. Bayangin aja lagi touring atau offroad ngelewatin tanjakan panjang, tiba-tiba RD pindah sendiri ke gigi berat. Atau bahkan lebih sadis lagi, RD gak bisa pindah ke paling enteng, padahal nafas sudah ngos-ngosan dan dengkul sudah gemetaran. TTB (tuntun bike) jalan keluarnya.

Jadi,…. mau coba belajar nyetel RD? Kalau mau lanjutin bacanya. Kalau gak mau, suruh teman sepedaan baca ini biar bisa nyetel RD.

Pertama-tama yang perlu diingat setiap klik pada shifter harusnya RD segera pindah. Pindah sesuai kemauan kita. Kalau maunya jadi berat, berarti RD pindah ke gigi berat. Nah untuk pindah itu yang utama ketegangan kabel shifter harus tepat.

Itu basic pengetahuan untuk setel RD. Selanjutnya ikuti langkah berikut untuk nyetel RD:

  1. 1. Pada posisi normal, tanpa tarikan kabel shifter, RD berada di gigi paling kanan (jumlah gigi sprocket paling sedikit). Gampangnya RD terlipat ke belakang. RD ada di posisi paling kanan.
  2. 2. Posisi pulley RD yang atas sejajar dengan gigi sprocket paling sedikit. Kalau tidak sejajar, putar baut bertuliskan H (high) yang ada di RD. Kalau pulley RD ada di kanan gigi sprocket (lihatnya dari belakang sepeda) putar baut ke kanan. Kalau pulley agak ke kiri gigi sprocket, putar baut H ke kiri.
  3. 3. Kalau sudah sejajar, klik shifter 1 kali. Kalau tidak pindah, kabel kurang kencang.
  4. 4. Sebelum mengencangkan kabel shifter, klik dulu shifter kembali ke gigi paling berat. Kemudian putar adjuster kabel yang ada di RD. Atau kalau tidak ada, putar adjuster yang ada di shifter. Putarnya ke arah kiri, bisa banyak bisa sedikit, kira-kira saja dulu. Cek ketegangan kabel, caranya tarik kabel yang terbuka di dekat frame. Kira-kira kalau ditarik, jaraknya 1 cm dari posisi tidak ditarik.
  5. 5. Coba lagi klik 1 kali shifternya. Belum pindah juga? Kembali kencangkan kabel.
  6. 6. Pindah tapi loncat alias pindah 2 gigi? Kabel terlalu kencang. Kembali ke no 4, tapi putarnya ke kanan untuk mengendurkan kabel.
  7. 7. Kalau 1 klik sudah pindah, jangan senang dulu. Cek pindah ke gigi berat lagi. Kalau tidak pindah, kendurkan kabel. Begitu selanjutnya, memang harus berulang-ulang untuk mengecek ketegangan kabel.
  8. 8. Nah itukan baru 1 kali klik. Ingat ya: 1 klik shifter, RD harus pindah 1 gigi. Kalau sudah lancar, coba klik shifter sampai habis. Hati-hati saat di gigi terakhir, jangan nafsu putar cranknya.
  9. 9. Saat shifter di gigi 1, rantai keluar dari sprocket? Terselip antara jari-jari dengan sprocket? Itu berarti harus putar baut (+) yang bertuliskan L (low) pada RD. Putar ke kanan sampai posisi pulley atas RD sejajar dengan gigi paling banyak di sprocket.
  10. 10. Tapi kalau shifter di posisi gigi 1 dan RD tidak bisa pindah ke gigi 1, cek apa benar pulley berada di kanan gigi sprocket paling banyak. Benar? Putar ke kiri baut (+) bertuliskan L pada RD.
  11. 11. Kalau pulley sudah sejajar, cek lagi ketegangan kabel. Kembalikan shifter ke gigi paling berat. Klik 1 kali, RD harus pindah 1 kali. Terus klik 1 kali lagi terus sampai gigi 1. Kalau ada yang tidak pindah, kemungkinan kabel kurang kencang. Kalau lompat 2 gigi, kabel terlalu kencang. Saat mengencangkan/ mengendurkan kabel, posisi RD sebaiknya kembali ke gigi berat.
  12. 12. Oh iya, bandingkan juga kecepatan saat pindah ke gigi enteng dengan ke gigi berat. Kecepatannya kurang lebih harus sama. Sudah sama? Ya sudah….. berarti sudah selesai.

 

Mudah kan setel RD? Enggak juga? Ya memang butuh latihan untuk dapat feelingnya waktu nyetel RD. Paling tidak pengetahuan dasarnya sudah ada, tinggal selanjutnya coba dan coba lagi untuk melancarkan setel RD. Nah untuk melancarkan bagaimana menyetel RD, silahkan coba simulasi setel RD ini.

 

*Langkah-langkah setel RD ini menggunakan contoh RD Shimano yang bukan rapid rise.

About Author

Work hard, bike harder. By riding a bicycle, I learn the contours of my country best, since i have to sweat up the hills and coast down them.

5 Comments

  1. Gan, numpang tnya. Sewaktu sepeda ane ane bersihin dan ane lepas ban blakangnya buat di cuci, eh sepeda ane tba tba jatoh dan anting RD ane penyok, udh cba di lurusin dan lurus tpi tetep penyok beberaoa mm ke arah luar, alhasil sepeda ane ga bsa ke gigi 1 sampe skarang, trus klo pindahin gigi jga kasar suaranya.

    • Gigi 1 itu berarti paling enteng ya om? Baut stopper yg L sudah diputar ke kiri? Kan antingnya sekarang agak keluar, otomatis setelannya pasti gak sama lagi.

      Kalau bunyi kasar itu juga karena setelannya sudah tidak pas lagi. Harus disetel ulang RDnya.

  2. Pingback: Tips Merawat Sepeda – SCC7 Cycling CLub

Komentar Kamu