Fit

Mulut Mangap, Lidah Pait Mengintai!

“Joz, gw balik ya….. gak jadi ke Alam Sutra. Gw ud sampai Latinos tp balik lagi, lidah gw pait!” Begitulah pesan yang dikirim seorang teman melalui WhatsApp. Saat itu bulan Ramadhan. Kami seharusnya bertemu di Alam Sutra sore hari menjelang buka puasa. Melemaskan dengkul dan menjaga kondisi fisik agar tidak kedodoran saat mengikuti jelajah sepeda.

Mungkin lidah pait itu hanya salah satu alasan pedalis untuk tidak berolahraga saat menjalankan ibadah puasa. Tetapi kalau pedalis tahu sedikit triknya, gowes saat puasa sebenarnya tetap dapat dilakukan. Tak hanya rutinitas bike to work saja yang dapat tetap dilakukan, gowes uphill pun dapat pedalis jalankan.

Seorang sahabat pedalku pernah ikut gowes dari Bukit Sentul ke gunung Pancar, saat sedang berpuasa. Walau perlahan-lahan, tetapi ia dapat mencapai tempat start trek downhill Sebex.

Dari sang sahabat pedalku ini, dirangkumlah 4 trik jitu agar tetap dapat melakukan aktivitas bersepeda tanpa harus membatalkan puasa.

  1. Selalu gunakan cadence optimal saat menggowes sepeda. Terlalu tinggi cadence yang digunakan akan membuat pedalis cepat kehabisan nafas. Bila terlalu rendah, otot kaki akan bekerja ekstra dan bisa membuat cepat kram.
  2. Selalu bernafas menggunakan hidung, jangan dibantu dengan mulut. Saat mulut sering terbuka untuk mengambil/ menghembuskan nafas, tenggorokan akan cepat kering. Lidah pait akan mengintai pedalis.
  3. Saat menggowes di bulan puasa, kendalikan emosi. Jangan mengumbar nafsu untuk lebih cepat atau berada di depan. Bila terpaksa meningkatkan kecepatan, lakukan perlahan-lahan, tidak dengan gerakan eksplosif. Saat mulut mulai terbuka, kurangi cadence atau tekanan pada pedal. Ingat: mulut mangap, lidah pait mengintai!
  4. Tenangkan pikiran, buatlah pikiran sesantai mungkin. Dalam banyak hal, kekuatan pikiran dapat menjadi energi yang luar biasa.

Saat bulan puasa memang banyak yang menyarankan untuk bersepeda di sore hari menjelang buka puasa. Tetapi dengan 4 trik jitu, bersepeda di pagi hari juga dapat pedalis lakukan di bulan Ramadhan. Tentu sebelumnya pedalis harus membiasakan diri dengan kondisi seperti itu.

About Author

Work hard, bike harder. By riding a bicycle, I learn the contours of my country best, since i have to sweat up the hills and coast down them.

Komentar Kamu