Fit

Plank, Gerak Mini Multi Manfaat

Netfit.id – Pernah enggak kamu merasakan, lari baru beberapa kilometer saja punggung rasanya pegal banget. Nah, jangan-jangan core kita masih lemah dan butuh dilatih. Padahal latihan dengan mengandalkan berat badan (bodyweight) merupakan latihan yang praktis dan sederhana yang bisa dilakukan siapa saja. Salah satunya adalah plank.

Gerakan sederhana itu selalu menjadi menu latihan kekuatan. Boleh dibilang, plank adalah jurus maut yang tidak pernah ketinggalan jaman. Simpel, efektif dan enggak butuh alat bantu. Hasilnya, luar biasa.

Latihan kekuatan (strength) core (inti) sangatlah penting dilakukan bagi para penggemar olahraga. Tidak saja olahraga lari, sepeda dan lainnya. Akan tetapi seluruh jenis olahraga pada umumnya. Otot inti adalah serangkaian otot di bagian tengah tubuh kita. Otot tersebut digunakan untuk sebagian besar gerakan kita. Kekuatan otot inti ini bisa membantu mentransfer kekuatan dari satu tungkai ke tungkai lainnya atau meningkatkan keefektifannya. Core yang kuat akan meningkatkan kemampuan kita untuk melakukan gerakan-gerakan olahraga.

Dalam artikelnya di Lifehack, Szabo Laszki seorang fitness enthusiast dan ahli nutrisi dan suplemen menguraikan berbagai manfaat plank.  

Disebutkan, otot di bagian tengah tubuh seperti otot perut digunakan untuk menopang punggung dan tulang belakang. Jika core kita kokoh terlatih akan mecegah cedera saat berolahraga. Untuk memperkuat core itu, salah satu cara melatihnya adalah dengan disiplin melakukan plank.

Banyak jenis latihan kekuatan untuk memperkuat core. Namun plank   dikenal sebagai gerakan sederhana yang multi manfaat.

Plank tidak sekedar memperkuat core. Dengan menahan posisi saat plank maka otot bisep, leher dan bahu akan terlatih. Buat mereka yang suka melakukan press up, otot bahu yg kuat akan membantu performa press up.

Dengan plank pula, otot lengan dan bisep akan terlatih dan membentuk otot bisep anda. Latihan plank juga memperkuat otot bokong kita yang di banyak latihan sering terabaikan. Bukan itu saja, latihan plank juga akan memperkuat otot-otot paha.

Hal menarik lain dari plank adalah latihan tersebut tidaklah membutukan waktu lama. Cukup dengan waktu 10 menit untuk latihan plank setiap harinya. Saya biasanya melakukan semacam “plank challenge” yang dimulai dengan waktu beberapa detik hingga beberapa menit setiap melakukan plank. Tidak masalah, jika pada mulanya kita melakukan plank beberapa sesi dan hanya puluhan detik saja.

Banyak jenis latihan kekuatan untuk memperkuat core. Namun plank   dikenal sebagai gerakan sederhana yang multi manfaat.

Lakukan Setiap Hari

Plank merupakan latihan yang ideal untuk otot perut karena melibatkan semua otot di core, termasuk abdominus transversal, rektus abdominus, otot oblik eksternal, dan glutes. Nah, salah satu manfaat latihan ini adalah, melatih otot bokong sehingga akan menjadi kuat dan indah.

Menurut American Council on Exercise, melakukan plank secara teratur tidak hanya secara signifikan mengurangi nyeri punggung. Akan tetapi juga memperkuat otot dan memperkuat seluruh punggung Anda.

Masih banyak manfaat dari latihan plank, termasuk secara keseluruhan bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Mereka yang biasa kerja dengan duduk berlama-lama di depan komputer juga sangat disarankan untuk melakukan latihan plank.

Latihan plank juga secara signifikan akan memperbaiki postur tubuh Anda. Postur tubuh yang baik akan memastikan punggung atau tulang belakang Anda berada pada posisi yang benar sehingga terhindar dari sakit punggung. Selebihnya, fleksibilitas tubuh pun akan terjaga dan semakin membaik. Nah, ayok mulai rutin latihan plank!

About Author

Lebih dikenal dengan panggilan Abah USH, Agus Hermawan (++ Follow Me at Instagram - @abah_ush) yang lama menjadi jurnalis Kompas (1989-2019) adalah seorang penggiat luar ruang. Kesukannya mendaki gunung sejak muda, menjadikan olah tubuh sebagai kebutuhannya. Bersepeda dan lari menjadi pilihan kesenangannya mengisi hari. Sejumlah maraton sudah diselesaikannya, termasuk world majors marathon (WMM) Tokyo Marathon, Berlin Marathon dan Chicago Marathon.

Komentar Kamu