ATR Cycling, Membangun Bisnis dari Media Sosial

Netfit.id, Jakarta –  Banyak usaha besar berawal dari jualan di media sosial dan marketplace. Ya, dua tempat ini memang jadi lokasi memupuk kepercayaan. 

Salah satunya adalah ATR Cycling, yang mengkhususkan diri menjual sepeda dan perlengkapannya. Setelah dipercaya banyak pelanggan saat jualan daring di Instagram maupun beberapa marketplace di Indonesia, kini ATR Cycling sudah memiliki toko di Pluit, tepatnya di Jalan Pluit Utara Raya 29, Jakarta Utara.

Dalam rilisnya yang dikirim ke Redaksi Netfit.id beberapa waktu silam dijelaskan bahwa ATR Cycling merupakan perusahaan retail yang menjual berbagai jenis sepeda gunung (MTB), jalan raya {RB), dan sepeda lipat (folding bike) – yang belakangan ini jadi pilihan pesepeda pemula, komponen sepeda, asesoris, dan jersey yang lagi ngetren.

Beberapa merek sepeda dan asesori berskala lokal maupun internasional yang dipajang di toko tersebut antara lain United Bike, Genio Bike, Avand Bike, 3Sixty, Shimano, Bontrager, Beto, DT Swiss, Raze, dan Nautilus. 

Toko ini, kata Fendi Widhiatmoko selaku manajer komunikasi ATR Cycling, dimaksudkan sebagai sarana komunikasi langsung dengan konsumen. “Selama ini kami hanya saling chat. Dengan adanya toko ini, kami bisa tatap muka sehingga kepercayaan konsumen kian meningkat,” tandas Fendi.

Untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap tokonya, Fendi memberikan beberapa layanan ekstra. Salah satunya adalah garansi setiap pembelian produk di tokonya. “Kami akan memberikan garansi produk apa pun sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.” 

Bahkan kepada calon pembeli pun, timnya juga siap jadi konsultan seputar pergowesan. “Kami bukan hanya melayani konsultasi soal perawatan sepeda, tips bersepeda, memilih sepeda, bahkan sampai rute bersepeda. Kami layani pertanyaan itu secara offline maupun online di IG.”

Demi pelayanan yang paripurna kepada pelanggan, pihaknya juga siap dengan pelayanan after sales agar kualitas sepeda dan komponennya terus terjaga. “Ada layanan servis sepeda, jadi konsumen tak perlu risau,” jelas Fendi seraya menambahkan semua produknya ber-SNI. 

Setelah dibuka, ATR Cycling langsung mendapat sambutan baik dari konsumen. Apalagi belakangan ini, minat gowes masyarakat dunia, termasuk di Indonesia sangat meningkat.

Ya, “Bike Boom“, atau ledakan sepeda untuk merujuk pada tren bersepeda berlangsung saat pandemi Covid-19. Selama masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) masyakat dunia ramai-ramai turun ke jalan. Sepeda yang selama ini di gudang dengan ban yang sudah kempes, kembali menggelinding di jalan raya. Toko-toko sepeda pun diserbu pembeli hingga stok menipis.

Apakah booming sepeda ini masih akan berlangsung di tahun ini?

About Author

Suka lari, sepeda, dan kegiatan luar ruang. Aktivitas ini sering dituangkan dalam tulisan, foto, video di sosial media, wesbite atau untuk kebutuhan cetak. Tujuan utamanya, hanya sebagai dokumentasi, agar terekam jejak digitalnya. Syukur-syukur bisa menjadi inspirasi atau malah bisa berbagi keberkahan. Salam Sehat.

Komentar Kamu