Netfit.id – “Kok di GBK?” Begitu tanya seorang teman ketika melihat unggahan kabar di media sosialku. Dalam judul berita memang aku menulis “Road to Mangkunegaran Run in Solo”. Teman yang belum familiar dengan tren dunia lari kiwari itu mengira larinya di Solo. Tapi dari foto-foto yang ada terlihat lokasinya adalah Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta.

Acara “Road to …” sebagai aktivitas memperkenalkan sebuah acara memang lumrah saat ini. Acara ini bisa diselenggarakan di beberapa kota atau tempat di luar tempat acara nantinya. Selain untuk mendongkrak pendaftaran, bisa juga untuk branding.

Nah, acara kemarin itu merupakan bagian dari “Mangkunegaran Run in Solo 2024” yang tahun ini memasuki tahun keduanya. Acara intinya akan digelar pada 28 April 2024 di Solo, dengan titik start dan finish di Puro Mangkunegaran. Jadi, jika penasaran dengan salah satu keraton tertua di Indonesia ini, bisalah menjadi peserta kegiatan ini.

Bima Arya berbincang dengan Mangkunegara X

Road to Mangkunegaran Run in Solo kali ini menggandeng komunitas Riot dan pelari dari Permata Bank selain dari tuan rumah Katadata Berlari. Mengambil titik start dan finish di Rich Kitchen Coffee di Kawasan ring dalam GBK. Yang membuat acara ini spesial adalah kehadiran pemimpin Pura Mangkunegaran Sri Paduka Mangkoenagoro X. Tak sekadar hadir, Kanjeng Gusti yang masih berusia muda ini ikut berlari dalam Road to Mangkunegaran Run in Solo yang menempuh jarak 7 km. Selain itu ikut berlari juga prajurit dari Pura Mangkunegaran.

Hadir juga Bima Arya, walikota Bogor yang memang seorang pelari. Dalam sambutannya sebelum acara, Bima Arya mengatakan bahwa sekarang ini sudah jamak memadukan wisata dengan olahraga. Sport tourism. Ini yang dilakukan Bogor and sekarang Solo.

Bima Arya dan Mangkunegara X selama acara Road to Mangkunegaran Run in Solo 2024 terlihat berlari beriringan sambil ngobrol. Mereka ikut rombongan dengan pace 7.30. Meski di sekitar km 5 Mangkunegara X mulai kecapaian sehingga berjalan beberapa ratus meter untuk kemudian berlari kembali sampai masuk titik finish.

Dalam sambutan tertulis yang dibagikan ke media, Mangkunegara X berharap Mengkunegaran Run in Solo tidak hanya menjadi sarana berolahraga tetapi juga membantu untuk memperkenalkan Pura Mangkunegaran kepada masyarakat luas.

“Kebudayaan Jawa mengajarkan kita tentang nilai keseimbangan, memahami tempo membutuhkan rasa, kita belajar kapan waktu untuk melangkah perlahan, dan kapan kita perlu berlari cepat,” ujarnya.

Mangkoenagoro X menambahkan, Mangkunegaran Run in Solo juga menjadi ajang yang bisa mendongkrak sektor pariwisata lokal. Karena itu, dia berharap ajang seperti ini bisa dilakukan secara rutin dan dalam skala yang lebih besar lagi di masa yang akan datang.

Elly Husin berbagi tentang perjalanan larinya dan cedera yang pernah dideritanya.

Usai acara berlari dilanjutkan dengan sesi berbagi tentang bagaimana menghindari cedera saat berlari jarak jauh. Dari sesi itu, untuk menghindari cedera intinya adalah melakukan pemanasan sebelum lari dan pendinginan setelah lari. Kemudian melakukan latihan penguatan secara rutin. Yang terpenting dengarkan apa suara tubuh. Jangan memaksa demi gengi atau pace. Jika ada tanda-tanda keluhan di badan, periksa ke dokter atau terapis. Soalnya, kalau sudah terkena cedera, bisa jadi kita harus istirahat total tidak berlari selama berbulan-bulan.

“Saya pernah cedera shin splint. Harus istirahat enam bulan,” kata Elly Husin salah satu narasumber.

Sama seperti tahun lalu, Mangkunegaran Run in Solo 2024 melombakan tiga kategori yakni 5K, 10K, dan 21K (Half Marathon). Jumlah peserta sekitar 2.500.

Sampai ketemu di acara inti nanti 28 April 2024 sambil menikmati Pura Mangkunegaran dan Solo.

GuSSur

Menghidupi setiap gerak dan mensyukuri setiap jejak.

View all posts

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Comments