Fit

Ini Dia: Shimano New XTR M9000 11 Speed

Pedalku.com – Nama Shimano tidak terpisahkan dari teknologi part sepeda. Setelah diluncurkan  pada awal April 2014 lalu, akhirnya Shimano XTR seri terbaru M9000 hadir di pasaran. XTR seri terbaru ini hadir dalam tiga varian konfigurasi yaitu single, double dan triple chainring sesuai kebutuhan penggunanya. Semuanya tersedia dalam versi XC Race maupun Enduro/Trail.

Berikut kita urai apa yang dihadirkan dalam Shimano XTR M9000 tersebut.

1. Crankset

Pada bagian Crankset,  baik dalam versi XC Race maupun FC-M9020 versi Enduro/Trail memiliki crank arm yang kompatibel dengan chainring single maupun double. Dari segi bahan,  Crankset  XTR seri terbaru ini adalah produk crankset sepeda MTB paling mutakhir yang dibuat dengan menggunakan gabungan bahan titanium, karbon dan aluminium.

2. Cassette Sprocket

Untuk bagian cassette sprocket, Shimano hanya membuat 1 jenis saja dengan dengan kombinasi gear 11-40T. Kombinasi ini merupakan kombinasi terlebar dan paling seimbang yang pernah dibuat oleh Shimano (sebelumnya maksimal hanya 34T).

Susunan gear dengan rasio 11-13-15-17-19-21-24-27-31-35-40T membuat ritme kayuhan tetap terjaga ketika terjadi pindahan gear sehingga dapat menghemat energi pengguna. Hal ini dikarenakan kenaikan rasionya relatif konstan. Konstruksi cassette sprocket dibuat dari bahan carbon dan gear yang terbuat dari besi, aluminium dan titanium membuat XTR CS-M9000 menjadi paling ringan di semua varian Shimano.

3. Chain/rantai

Pada bagian rantai, Shimano juga memproduksi varian rantai 11 speed terbaru yang berkategori premium. Rantai yang diberi nama CN-HG900-11 ini menggunakan HG-X11 yang merupakan plat dengan desain khusus asimetris – dengan bentukan khusus untuk mengurangi noise dan lebih smooth.

Teknologi SIL-TEC yang dicangkokkan pada bagian permukaan rantai sehingga membuat kinerja rantai semakin baik dengan sangat meminimalisasi friksi sehingga suara yang ditimbulkan lebih halus, lumpur/kotoran tidak mudah melekat sehingga mudah dibersihkan dan rantai menjadi lebih awet.

shimano xtr group set

4. Shifter 

Pada bagian shifter, Shimano memperkenalkan SL-M9000 yang sangat responsif.  Shifter XTR terbaru ini menggunakan mekanisme “ball bearing” dan kabel berlapis polimer yang membuat penggunaan shifter 20 persen lebih mudah dari seri XTR sebelumnya.

Tidak perlu energi yang besar untuk melakukan perpindahan gear. Tuas shifter terbuat dari karbon, lebih ergonomis dan dapat digunakan untuk single maupun multiple shift dalam satu kali sentuhan. Shimano juga menggunakan sistem release dua arah sehingga pengguna lebih mudah melakukan perpindahan gear baik itu menggunakan ibu jari maupun empat jari.

5. Front derailleur / FD

Pada bagian FD, Shimano memperkenalkan teknologi terbarunya yang dikenal dengan nama Side-Swing. Teknologi ini dibuat untuk meningkatkan performa perpindahan gear. Routing/jalur kabel mengalami perubahan yang signifikan sehingga proses perpindahan gear menjadi jauh lebih mudah.

Selain itu, dengan menggunakan teknologi Side-Swing, jarak antara FD yang berada pada seat tube dan roda belakang menjadi lebih lebar hingga mencapai 15mm dibandingkan dengan FD pada XTR versi sebelumnya. Hal ini memudahkan pengguna jika ingin menggunakan ban yang lebih lebar karena ada space tambahan diantaranya.

6. Rear derailleur / RD

Untuk bagian RD, Shimano membuat versi terbaru yaitu RD-M9000 dibuat dengan desain terbaru yang dapat menjangkau gear terbesar dari cassette sprocket (40T).

RD terbaru ini juga mengalami penyempurnaan pada sudut kemiringan RD yang dapat meningkatkan kestabilan dan kemampuan perpindahan gear yang lebih baik. RD-M9000 tersedia dalam varian long dan medium yang disesuaikan dengan penggunaan chainwheel.

7. Brakes / Rem

Seperti pada bagian crankset,  rem XTR juga tersedia dalam 2 versi yaitu BR-M9000 untuk XC Race dan BR-M9020 untuk versi Enduro/Trail. Shimano membuat 2 versi brake yang berbeda karena pada saat melakukan pengereman, pengguna tidak dalam kecepatan yang sama.

Bagian piston dan pad dari kedua brake ini dibekali dengan teknologi “glass fibre phenolic coating” yang mana mampu meredam panas (heat resistance) lebih baik hingga 10% dari versi sebelumnya.

Untuk BR-M9000, bagian caliper dan master silinder terbuat dari magnesium dan untuk tuas rem berbahan carbon sehingga lebih ringan dibandingkan dengan versi Enduro/Trail.

Untuk BR-9020, bagian kaliper menggunakan bahan aluminium yang sangat keras dengan tuas rem yang dilengkapi dengan poros putar yang ergonomis untuk pengereman yang lebih handal.

 

Penulis : Peter Mulyadi, GM Corporate Communication Polygon Cycle.

About Author

Lebih dikenal dengan panggilan Abah USH, Agus Hermawan (++ Follow Me at Instagram - @abah_ush) yang lama menjadi jurnalis Kompas (1989-2019) adalah seorang penggiat luar ruang. Kesukannya mendaki gunung sejak muda, menjadikan olah tubuh sebagai kebutuhannya. Bersepeda dan lari menjadi pilihan kesenangannya mengisi hari. Sejumlah maraton sudah diselesaikannya, termasuk world majors marathon (WMM) Tokyo Marathon, Berlin Marathon dan Chicago Marathon.

Komentar Kamu