Netfit.id – Dalam ajang lomba lari banyak komponen terlibat untuk menyukseskan acara itu. Salah satunya marshal pesepeda yang akan mengamankan jalur terutama pelari-pelari yang potensial podium. Makanya jika ketika berlari menjelang beberapa kilometer Netfitzen didekati pesepeda dengan seragam khusus dari panitia, pertanda Netfitzen berpotensi meraih podium.

Dalam bayangan kita, tentu tak kesusahan mengikuti pelari. Namun ternyata tidak.

“Gile, pelarinya kuenceng banget,” kata seorang marshal pesepeda yang langsung merebahkan tubuhnya di aspal tak jauh dari titik finish. Marshal pesepeda ini hanya mendampingi sampai beberapa meter sebelum finish. Biar tidak mengganggu lalu lintas dan konsentrasi pelari tentunya.

Marshal pesepeda tadi menjadi pengiring potensial pemenang di ajang Jabar 10K yang diselenggarakan di seputaran Kebun Raya Bogor.

“Event lari yang diikuti 2.000 pelari ini akan dimulai pukul 05.30 WIB di Pintu 3 Kebun Raya Bogor (KRB),” kata Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Bogor, Dimas Tiko, dikonfirmasi media. Rute yang akan dilewati mulai dari pintu 3 KRB, Tugu Kujang, Jembatan Otista, Mall BTM, Jalan Ir. Juanda, Jalan Sudirman, Jalan Merak, Denpom, Jalan Jalak Harupat, dan berakhir kembali di Pintu 3 KRB.

Beberapa pelari nasional ikut dalam ajang ini. Bagi pelari sekelas mereka, kecepatan berlari bisa di kisaran angka 20 km/jam. Jadi jarak 10 K bisa diselesaikan di bawah waktu 30 menit. Sebenarnya untuk pesepeda biasa yang terlatih, kecepatan seperti itu masih bisa terkejar.

Namun marshal pesepeda tadi menggunakan sepeda MTB yang lebih berat dan juga kontur rute yang cenderung naik turun.

“Sudah, rebahan dulu,” kata temannya. Dan pesepeda tadi pun terlihat memejamkan mata. Terbujur di aspal tak jauh dari pintu 3 Kebun Raya Bogor.

GuSSur

Menghidupi setiap gerak dan mensyukuri setiap jejak.

View all posts

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Comments